Ini Dia Lenovo Ideapad 330-15ARR, Kelebihan dan Kekurangannya

Lenovo meluncurkan laptop dengan ukuran 15 inci akhir tahun yang kemarin. Produk itu merupakan Lenovo Ideapad 330-15ARR yg lantas masuk ke Indonesia melalui pasar online awal 2019. Laptop itu datang dengan bantuan APU AMD Ryzen 7 2700U.

Kami memiliki kesempatan menjajal fitur yg harga nya capai Rp 10 juta-an itu. Buat beberapa hari, seperti biasa kami mensimulasikan laptop ini buat beberapa pekerjaan. Gak lupa pula gaming, mengingat jeroan fitur ini bisa dibawa bermain game. Bicara lebih jauh bab Lenovo Ideapad 330-15ARR, selanjutnya review sedetilnya.

Rancangan

Tampilan Lenovo Ideapad 330-15ARR tak berikan kesan-kesan yg spesial. Tetap lumrah seperti laptop pada harga ekonomis biasanya. Ialah diet material metal biar harga nya gak membengkak. Akan tetapi, itu tak bikin beratnya turut menyusut. Beratnya hampir 2, 2 Kg lebih. Berat itu terasa datang dari ukuran laptop yg punyai monitor 15 inci.

Bab material, body Lenovo Ideapad 330-15ARR seluruh dibalut plastik. Tidaklah ada material metal di laptop ini. Terkecuali sisi dalamnya. Laptop ini datang dengan pilihan warna onyx black, platinum grey, serta denim blue. Yg kami coba punyai warna denim blue. Warnanya dibikin matte atau doft tiada kesan-kesan mengkilap dikit lantas.

Tidaklah ada finisihing berkilauan betul-betul sampai ke sisi dalam termasuk juga di bagian tepian keyboard serta ruangan sapu jari atau trackpad. Pada bagian monitor, bingkainya dibikin berwarna hitam. Sama, pekat dengan juga logo Lenovo disudut kiri bawah. Aksen warna hitam pula ada di bagian keyboard-nya.

Dengan patok harga capai Rp 10 juta-an, kami dibikin bertanya-tanya. Karenanya laptop ini terus belum dilengkapi dengan backlight atau lampu di ruangan keyboard. Mengingat patok harga nya yg cukup, harusnya fitur ini udah membawa spesifikasi itu. Lampu keyboard cuma terdapat di tuts capslock, numlock, serta tombl power saja. Tidak cuman yg kami singgung diatas, ada dua sumber sinar yang lain disamping kiri atas serta bawah jadi lampu sinyal daya.

Simak Juga : terbilang excel

Akan tetapi, seusai membaca cerita produk ini di situs sah Lenovo, kami selanjutnya tahu. Kalau Lenovo mau mengontrol seluruhnya terus simple. Akan tetapi, tampilan simple itu dengan jeroan yg ditambahkan processor AMD premium serta grafis yg mutahir. Tidak hanya itu, Ideapad 330 yg portable itu diklaim kuat serta ringan dimanfaatkan.

Buat port connectornya, laptop ini termasuk komplet. Semua port penting ditempatkan disamping kiri. Ialah, port daya, koneksi LAN, HDMI, USB 3. 1 Type-C, port USB 3. 0, combo audio jack, serta tray buat menelan kartu kenangan. Disamping kanan hampir polos, cuma ada satu slot Kensington Lock buat keamanan fitur. Disamping kanan ada yg menarik, selayaknya laptop ini tetap datang dengan support DVD Room. Akan tetapi spesifikasi itu dicabut serta ‘bekas rumahnya’ disumbat dengan tutup dari material plastik.

Berpindah ke bagian keyboard, Lenovo Ideapad 330-15ARR tampil dengan jarak antartuts yg jumbo alias lega. Kami sukai dengan keyboard-nya. Pengalaman menulis memanfaatkan laptop ini termasuk nyaman serta baik. Kekeliruan pengetikan atau typo dapat ditanggulangi atas jaraknya yg jauh kedua-duanya.

Hubungan jari jemari dengan tuts pula nyaman, gak alot, serta peka walaupun berkesan rapuh. Menulis jadi tidaklah terlalu butuh banyak tenaga buat menyentuh tuts. Jadi penambahan, laptop ini di bagian keyboard datang dengan papan tulis angka atau numpad. Ukuran 15 inci memang mungkin disematkan numpad buat kepentingan tabulasi serta hitung-menghitung yang lain.

Berpindah ke trackpad, seperti ruangan keyboard, trackpad termasuk lega. Dengan penempatan lumayan ke kiri, pekerjaan yg banyak butuh aktivitas ‘sapu-menyapu’ jadi rasa-rasanya. Akan tetapi di ruangan trackpad berkesan rapuh dengan trackpad-nya yg bergoyang-goyang. Sisi click kiri serta click kanannya dibikin tersembunyi dibawah ruangan sapu jari. Hingga ruangan trackpad berkesan polos. Di bagian trackpad, meski rapuh, sentuhan serta tanggapan gerak trackpad pula peka. Kami sukai. Walau click kiri serta kananya lumayan alot.

Multimedia

Berganti ke faktor multimedia, Lenovo Ideapad 330-15ARR punyai monitor IPS LCD dengan LED backlight 15, 6 inci resolusi Full HD 1920 x 1080 pixel anti-glare. Gak lupa, pada bagian atas monitor tersemat webcam buat kepentingan video conference atau sekadar berfoto selfie.

Sesaat buat audionya, kembali tidaklah ada yg menarik dari laptop ini. Tidaklah ada pabrikan audio kenamaan sebagai back-up. Metode audio Lenovo Ideapad 330-15ARR dilaksanakan dengan penempatan dua buah speaker pada bagian belakang. Letaknya persis dibawah tangan pemakai disaat menulis. Mutu audio fitur ini biasa saja menurut kami. Justru condong memilukan dengan keluaran nada yg kecil walaupun sinyal udah memperlihatkan volume di 100 prosen.
Perform

Artikel Terkait : rumus excel if

Rancangan mungkin tak mengesankan. Akan tetapi buat masalah perform, laptop ini tertolong oleh hadirnya APU AMD Ryzen 7. Karena itu kekurangan di bagian rancangan serta multimedia bisa dimaafkan oleh jeroan karya AMD. Lenovo ini cukuplah powerful buat multimedia serta grafis dengan memercayakan AMD Ryzen 7 2700U serta grafis dari AMD Radeon RX Vega 10.

Perform merupakan keunggulan khusus yg di tawarkan oleh laptop ini lantaran memercayakan support processor AMD Ryzen 7 2700U. Perform-nya didukung dengan RAM sebesar 8 GB DDR4-2133 MHz, dan bisa di-upgrade sampai maksimum 16 GB DDR4 2400MHz. Segi grafis, Lenovo membekali Ideapad 330 15ARR dengan Graphics Processing Unit (GPU) terintegrasi dari AMD Radeon RX Vega 10 iGPU. Bagian wadah penyimpanan, Lenovo Ideapad 330-15ARR ini dilengkapi hard disk memiliki 1 TB 5400 rpm buat menyimpan data punya pemakai.

Buat kepentingan gaming? Jangan sampai risau. Perihal itu menunjuk pada pengolah grafis Radeon Vega 7 yang berubah menjadi mesin fitur ini. Cuma, yg butuh digarisbawahi, meski laptop ini dapat dimanfaatkan bermain game, akan tetapi ini bukan laptop spesialis gaming ya. Privat buat gaming, bakal kami kaji seusai ini.

Lenovo Ideapad 330-15ARR, Lenovo Ideapad 330 kupasan, Lenovo AMD Ryzen 7
Lenovo Ideapad 330-15ARR (Rian Alfianto/JawaPos. com)
Buat mengatasi sejumlah kepentingan pekerjaan kantoran standard seperti menulis di penerapan Microsoft Word, mengatasi file di Adobe PDF, dan input data di Microsoft Excel, serta sejumlah pekerjaan multitasking yang lain dapat diselesaikan fitur ini tiada hambatan. Pekerjaan melalui beraneka penerapan dapat diselesaikan dengan baik. Disaat disambi dengan buka situs sembari dengar musik lewat YouTube atau basis streaming yang lain pula termasuk lancar.

Menumpuk banyak tab situs sampai 10 halaman lebih bisa juga di-handle dengan baik oleh fitur ini. Jelas, jeroannya memang beri dukungan karenanya. Perpindahan antaraplikasi pula gak memberikan tanda-tanda lag. Disaat semua tengah dalam urutan menyala, resikonya gak berimbas ke perform akan tetapi cuma ke mengonsumsi daya sebagai cepat habis disaat dalam model battery.

Buat rendering video, menunjuk dalam hasil benchmark penerapan Cinebench R15, Lenovo Ideapad 330-15ARR cukuplah powerful. Dikarenakan, bisa membuahkan score 572 cb. Sepanjang bukan rendering yg berat, laptop ini tetap menguasai buat dibawa kerja.

Gaming

Jadi laptop dengan ukuran besar, layer 15 inci dapat memuaskan gamers. Oleh maka itu, kami coba lima game mainstream juga sekaligus. Akhirnya, Lenovo Ideapad 330-15ARR memang menawan. Sepanjang mainkan game dengan sumber daya listrik, game AAA dapat dilibas walaupun tak terus-terusan dengan seting mutu grafis paling tinggi.

GTA V umpamanya, game jempolan punya Rockstar Games ini dapat dikerjakan tiada soal apa-pun. Kami mencobanya dengan texture quality normal yg dikombinasikan hader quality pada setingan high. Bekasnya, kami mengatur demikian rupa dengan setting kebanyakan normal serta high. Akhirnya, rata-rata dapat membuahkan 27 FPS dengan nilai paling tinggi 31 FPS.

Dengan score itu, GTA V dapat dikerjakan dengan baik. Tidak ada lag walaupun dalam keadaan chaos yg butuh banyak orang-orang atau kendaraan dalam sebuah penampakan. Bagaimana apabila bermain memanfaatkan model battery? Score dapat ngedrop hingga rata-rata 20 FPS.

Lenovo Ideapad 330-15ARR, Lenovo Ideapad 330 kupasan, Lenovo AMD Ryzen 7
Score buat game Far Cry 5. (Screenshot)
Game ke dua yg kami coba merupakan Resident Evil 2 Remake. Game survival horror yg memperoleh nilai tinggi di basis Steam ini bisa juga dijalanlan dengan lancar. Permainan dikerjakan dengan model full screen 1920 x 1080. Lantas, seting rendering pada normal serta image quality sebesar 80 prosen. Game ini dapat berjalan dengan lancar tiada lag.

Dikarenakan, score rata-ratanya merupakan 31 FPS dengan nilai paling tinggi 61 FPS. Angka itu udah lebih dari cukuplah buat bikin Leon atau Claire lolos dari Racoon City dengan lancar. Lantas disaat bermain dengan model battery, walaupun ngedrop berubah menjadi 24 FPS, tetap cukuplah lancar dimanfaatkan.

Game ke-tiga ada Rise of the Tomb Rider. Pengembaraan Lara Croft tak tinggalkan beban berat lantaran dapat dikerjakan dengan score rata-rata 23 FPS serta maksimum 62 FPS. Angka itu diterima dari seting grafis Lowest. Game ini memang cukuplah berat. Walaupun FPS-nya kecil, game tetap dapat jalan dengan sangatlah baik.

Game ke-4 merupakan Far Cry 5. Game baru yg berat ini pun lancar dimanfaatkan kala dimainkan dengan resolusi 1280×720 pixel dengan mutu grafis low. Lewat penerapan benchmark internalnya, nilai rata-ratanya merupakan 24 FPS dengan score paling tinggi 29 FPS. Akan tetapi, demikian game berjalan serta diukur lewat FRAPS, hasil rata-ratanya merupakan 26 FPS dengan nilai paling tinggi 61 FPS.

Gak ketinggal, kami coba dengan FIFA 2019. Game sepak bola digemari banyak orang ini bisa juga berjalan mulus dengan mutu grafis normal. Kami coba memainkannya dengan FPS lock pada nilai 30 FPS. Akhirnya, game tak menjumpai hambatan apa-pun. Tiada lag. Apabila punyai mutu internet yg kencang serta konstan, bermain dengan model multiplayer akan juga lancar.

Lenovo Ideapad 330-15ARR, Lenovo Ideapad 330 kupasan, Lenovo AMD Ryzen 7
Lenovo Ideapad 330-15ARR (Rian Alfianto/JawaPos. com)
Ringkasan

Memanfaatkan laptop ini serta menilainya baik-buruknya lumayan susah. Memang laptop ini punyai kekurangan dirancang, material, serta multimedianya yg biasa saja. Ditambah lagi, apabila ketimbang dengan patok harga nya. Akan tetapi itu semua balik disaat membahas perform-nya. Lagi, AMD membantu fitur ini biar terus pantas dipasarkan ke bursa pasaran pada harga capai Rp 10 juta-an.

Di bagian ketahanan battery, laptop ‘gambot’ ini pun gak dapat sangat dibanggakan. Dikarenakan, kamu tak dapat jauh-jauh dari charger serta colokan berkat laptop ini cuma bisa bertahan dalam model battery sepanjang 3, 5 jam saja. Waktu begitu laku buat model stand-by atau dibawa kerja.

Battery fitur ini merupakan 2 cell lithium polymer 30 Whrs Baterei yg dapat dukungan spesifikasi Rapid Charge buat isikan daya dalam sekejap. Catatan kami, isikan dayanya dari habis sampai penuh diperlukan waktu lebih kurang 2 jam saja. Spesifikasi rapid charge merupakan point plus buat produk ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s